harap bermimpi

on Rabu, 14 Mei 2014
tidur
tidur lelap
hinggapi mimpi
rebahkan sepi

bila memang tak terjadi sebuah mimpi
harap tak kan lepas
sebelah tangan saya tetap merembes dalam hidup anda
jika mimpi berhenti

namun jika mimpi hidup dalam hidup saya
relakan
ikhlas kan mimpi itu
harap pasti berlanjut
dan anda jangan berpaling muka

Sudut Sempit

on Jumat, 28 Februari 2014
sudut sempit itu membawa deru
bertanya kepada dua penyu tentang sudut sempit itu
makhluk lamban itu berorasi kau lamban
ah sudah kau begitu rapuh, penyu biru merendahkan

penyu abu senada, tapi dua oktaf

jangan kecewakan dan berani lah
penuh harap dan berlututlah
hidupkan harapan itu jika kau mau
wahanakan kamu benar untuk nya

penyu, mereka itu aku
dua bentuk dalam aku untuk nya
sampai sudut sempit terisi penuh
penyu hanya menunggu
sikap pasti  tak ambigu

sedikit saja

on Rabu, 12 Februari 2014
menunggu malam tepat di tengah
sebuah pesan saya hantarkan
tapi tidak tepat saya berikan

belum

sedikit saja
saya malu
sedikit saja
saya ragu
sedikit saja

kembali
saya belum bisa mengantarkan ini
ini pesan rahasia dek
pesan tempat hati lugu ingin mengadu
pesan ibu saya harapkan
pesan ayah saya terangkan

ini rahasia
tapi
sedikit saja

Inisial. (menye2 inside)

on Selasa, 15 Oktober 2013
Luapan debu pun bisa hitamkan awan J

Indah itu Seperti ini, ini Ranah Minang

on Minggu, 03 Februari 2013

Katakan senja kepada kampung ku :')

Pahlawan Kehujanan dan Rumah Lereng yang Dirindukan

on Kamis, 11 Oktober 2012
Ketika air mata turun ditengah hujan, coba tebak yang mana kesedihan.

Surabaya 11-10-2012
Akhirnya air di awan itu mengalir juga, tanah disini, hutan disini, jalan disini, atap disini, orang disini sudah lama menunggu, pun dengan hati disini :D. kenapa hati ane ikut2an menunggu? Pertanyaan besar bukan? (aslinya ga ada yang nanya, blog ane sepi gini :D:D:D) yup jawabanya ya karna ane rindu kampung halaman, rumah ane yang bertengger di lereng jalan. Atap rumah yang udah mulai karatan itu sering sekali di bully hujan. Keropos, berwarna coklat dan kuat sekali melawan hujan sejak kira2 20 tahun lalu mulai didirikan.
Ya ane rindu rumah. Hahaha *melankolis sekali. :D

Sekilas tentang hujan di tanah pahlawan.
Aslinya biasa sih kalau hujan itu mampir kebumi, toh yang paling kita inget adalah bau aspal yang seperti hangus dinetralkan air karna udah kelamaan kepanasan oleh kelanjutan sang fajar :D. Tapi bagi arek suroboyo hujan itu bagaikan sebuah keajaiban. Kenapa? Terbukti booming-nya status Facebook orang surabaya yang hanya beberapa kalimat mengucap syukur akan kedatangan berkah ini. trus yang paling bikin WOW itu adalah ketika ane streaming radio. 35 channel radio yang keterima oleh HP ane, hampir para penyiarnya membahas hujan ini. (saatnya harus bilang C . U . K nih :D:D:D) . Memang di surabaya panas matahari seperti hanya membakar saja, tidak untuk menguapkan air. haha