setiap bintang mendulang malam, tak pelak dua sampai tiga kata ingin saya utarakan
saat hujan matahari jam dua siang, lagi, kata tak pernah terucap
sebersih embun, tak logis jika saya tak menginginkan kata anda
segelap malam seterang bintang, kata selalu abu dalam harapan
tidak terkondisikan mencapai hilang
kejelasan?
butuh yang seperti apa?
saya memang senang warna abu-abu
karna saya tidak tahu arah anda
sedikit gamblang saja
deru hati saya inginkan kata anda
haru hati saya menerima sapaan anda
anda seperti ratu
ratu dalam berkata
lugas
dan tidak banyak
harap bermimpi
tidur
tidur lelap
hinggapi mimpi
rebahkan sepi
bila memang tak terjadi sebuah mimpi
harap tak kan lepas
sebelah tangan saya tetap merembes dalam hidup anda
jika mimpi berhenti
namun jika mimpi hidup dalam hidup saya
relakan
ikhlas kan mimpi itu
harap pasti berlanjut
dan anda jangan berpaling muka
tidur lelap
hinggapi mimpi
rebahkan sepi
bila memang tak terjadi sebuah mimpi
harap tak kan lepas
sebelah tangan saya tetap merembes dalam hidup anda
jika mimpi berhenti
namun jika mimpi hidup dalam hidup saya
relakan
ikhlas kan mimpi itu
harap pasti berlanjut
dan anda jangan berpaling muka
Sudut Sempit
sudut sempit itu membawa deru
bertanya kepada dua penyu tentang sudut sempit itu
makhluk lamban itu berorasi kau lamban
ah sudah kau begitu rapuh, penyu biru merendahkan
penyu abu senada, tapi dua oktaf
jangan kecewakan dan berani lah
penuh harap dan berlututlah
hidupkan harapan itu jika kau mau
wahanakan kamu benar untuk nya
penyu, mereka itu aku
dua bentuk dalam aku untuk nya
sampai sudut sempit terisi penuh
penyu hanya menunggu
sikap pasti tak ambigu
bertanya kepada dua penyu tentang sudut sempit itu
makhluk lamban itu berorasi kau lamban
ah sudah kau begitu rapuh, penyu biru merendahkan
penyu abu senada, tapi dua oktaf
jangan kecewakan dan berani lah
penuh harap dan berlututlah
hidupkan harapan itu jika kau mau
wahanakan kamu benar untuk nya
penyu, mereka itu aku
dua bentuk dalam aku untuk nya
sampai sudut sempit terisi penuh
penyu hanya menunggu
sikap pasti tak ambigu
sedikit saja
menunggu malam tepat di tengah
sebuah pesan saya hantarkan
tapi tidak tepat saya berikan
belum
sedikit saja
saya malu
sedikit saja
saya ragu
sedikit saja
kembali
saya belum bisa mengantarkan ini
ini pesan rahasia dek
pesan tempat hati lugu ingin mengadu
pesan ibu saya harapkan
pesan ayah saya terangkan
ini rahasia
tapi
sedikit saja
sebuah pesan saya hantarkan
tapi tidak tepat saya berikan
belum
sedikit saja
saya malu
sedikit saja
saya ragu
sedikit saja
kembali
saya belum bisa mengantarkan ini
ini pesan rahasia dek
pesan tempat hati lugu ingin mengadu
pesan ibu saya harapkan
pesan ayah saya terangkan
ini rahasia
tapi
sedikit saja
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- MINORITY VOICES
- mahasiswa sistem informasi institut teknologi sepuluh nopember
Blog Archive
Total Tayangan Halaman
Diberdayakan oleh Blogger.

