Bencana alam dinamakan sebagai bencana alam ketika memakan korban dan berdampak kepada kehidupan manusia. Namun ketika sebuah bencana (logsor, banjir, kebakaran hutan etc ) tersebut tidak memakan korban, cenderung manusia tidak menggubrisnya. Padahal mungkin saja di atas gunung manapun sudah terjadi longsor, di sungai manapun sudah terjadi erosi, di pantai manapun sudah terjadi abrasi, dan di kutub manapun sedang terjadi pencairan es secara massive. Tapi cenderung manusia tidak memikirkannya karena dampaknya tidak secara langsung menggangu nyawa dan kehidupannya.Lihat ! begitu egoisnya manusia.
Sekilas, Hanya Sekilas Kisah di Banjarnegara
sesekali jadilah awan
sesekali jadilah awan
saatnya menangis, cukup lepaskan
saatnya di terbangkan, tak berontak
sesekali jadilah awan
menyejukkan
Merangkai langkah mendaki Merbabu #part2
Merangkai langkah mendaki Merbabu #part1
Diposting oleh
MINORITY VOICES
di
00.40
Cerita Hantu dan Tuhannya
ini cerita tentang ia yang bertebaran di sekitar anda
bercerita tentang anda ke satu Tuhannya
mengadu satu yang bernama cinta
cinta hantu kepada mangsanya
sebenarnya
tidak perlu ada jalan
hantu hanya hantu
dalam lingkaran menemui anda
membunuh anda dalam hatinya
hantu tersesat
ia salah dalam mengartikan
hantu penuh harap kepada anda
tapi anda hidup dengan harapan anda
sebatas waktu hantu ada di neraka
mati dengan mimpi-mimpinya
turut hilang dengan sedih harapnya
saya masih sebatas hantu
bernyanyi tanpa henti
membayangi sampai anda mati
karna saya hanya hantu
bercerita tentang anda ke satu Tuhannya
mengadu satu yang bernama cinta
cinta hantu kepada mangsanya
sebenarnya
tidak perlu ada jalan
hantu hanya hantu
dalam lingkaran menemui anda
membunuh anda dalam hatinya
hantu tersesat
ia salah dalam mengartikan
hantu penuh harap kepada anda
tapi anda hidup dengan harapan anda
sebatas waktu hantu ada di neraka
mati dengan mimpi-mimpinya
turut hilang dengan sedih harapnya
saya masih sebatas hantu
bernyanyi tanpa henti
membayangi sampai anda mati
karna saya hanya hantu
kata
setiap bintang mendulang malam, tak pelak dua sampai tiga kata ingin saya utarakan
saat hujan matahari jam dua siang, lagi, kata tak pernah terucap
sebersih embun, tak logis jika saya tak menginginkan kata anda
segelap malam seterang bintang, kata selalu abu dalam harapan
tidak terkondisikan mencapai hilang
kejelasan?
butuh yang seperti apa?
saya memang senang warna abu-abu
karna saya tidak tahu arah anda
sedikit gamblang saja
deru hati saya inginkan kata anda
haru hati saya menerima sapaan anda
anda seperti ratu
ratu dalam berkata
lugas
dan tidak banyak
saat hujan matahari jam dua siang, lagi, kata tak pernah terucap
sebersih embun, tak logis jika saya tak menginginkan kata anda
segelap malam seterang bintang, kata selalu abu dalam harapan
tidak terkondisikan mencapai hilang
kejelasan?
butuh yang seperti apa?
saya memang senang warna abu-abu
karna saya tidak tahu arah anda
sedikit gamblang saja
deru hati saya inginkan kata anda
haru hati saya menerima sapaan anda
anda seperti ratu
ratu dalam berkata
lugas
dan tidak banyak
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- MINORITY VOICES
- mahasiswa sistem informasi institut teknologi sepuluh nopember
Blog Archive
Total Tayangan Halaman
Diberdayakan oleh Blogger.



